Arkib Kategori: Bimbingan Kesihatan

Karnival Pendidikan Tinggi Di HUSM-Kampus Kesihatan 10-11 Mac 2018

 

Karnival
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bimbingan Rohani Bersama Ihya Assunnah Solution

Jangan berbangga dgn solat, puasa dan zikir yg banyak kerana semua itu belum tentu membuatkan Allah reda.

Justeru, apa yg membuatkan Allah reda?

Nabi Musa AS, “Wahai Allah, aku telah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yg membuatkan Engkau reda?”

Allah SWT, “Solat? Solatmu itu utk dirimu sendiri, kerana dgn mengerjakan solat, engkau terpelihara drp perbuatan keji dan munkar.”

“Zikir? Zikirmu itu hanya utk dirimu sendiri, membuatkan hatimu menjadi tenang.”

“Puasa? Puasamu itu utk dirimu sendiri, melatih dirimu utk memerangi hawa nafsumu sendiri.”

Nabi Musa AS, “Lalu ibadahku yg manakah yg membuatkan Engkau reda ya Allah?”

Allah SWT, *”Sedekah, infaq, zakat dan perbuatan baikmu. Itulah yg membuatkan Aku reda, kerana ketika engkau membahagiakan orang yg sedang susah, Aku hadir di sampingnya. Dan Aku akan menggantikannya dgn ganjaran 700 kali ganda.”* Surah Al-Baqarah ayat 261 hingga 262.

Apabila kamu sibuk dgn ibadah yg lazim dan berbangga dgnnya, maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukannya Allah.

Tetapi, apabila kamu berbuat baik dan berkorban utk orang lain, maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah reda kerananya.

Buatlah perkara yg Allah reda maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dgn membuatkan hidupmu lapang dan bahagia.

KITAB *Mukasyafatul Qulub*,
KARYA *Imam Al-Ghazali*.

Bantulah kami umat Islam Melayu Champa di Selatan, Kemboja di Markaz Umar Al-Khattab, Sihanoukville, Cambodia melalui Ihya Assunnah Solution Maybank 553131011505 – Sumbangan Anda Lambang Kekuatan Pertalian Ukhuwah Islamiah Seaqidah Dan Lambang Ketinggian Iman Anugerah Allah SWT Yang Tidak Dapat Dinilai Oleh Makhluk Ciptaan Allah SWT. Hanya Allah SWT Sahaja Yang Mampu Membalas Setiap Sen Yang Anda Sumbangankan Di Jalan Nya.
Mohon hantar salinan slip bank in ke talian +6 0199576237(Ustaz Amin) atau emaikan ke ihyaassunnah68@gmail.com untuk direkod maklumat yang anda sumbangankan. Jazakumullahu Khairul Jaza’ Fiddunya WalAkhirah Ya Mujiibas Sailiin….

Sila kunjungi kami

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/12/29/asian-fondatiaon-for-education-and-development/

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2018/02/03/melayu-champa-cambodia/

https://wordpress.com/post/peribadirasulullah.wordpress.com/46725

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2018/03/03/ihya-assunnah-solution-menunaikan-amanah-warga-malaysia-di-sihanoukville-selatan-kemboja/

Pengenalan Ihya Assunnah Solution

https://www.youtube.com/watch?v=13Gi0MilEa0

 

 

 

Advertisements

Apakah semua stroke hemoragik sama?

Stroke Hemoragik/ Hemorrhagic Stroke : Definisi dan Penatalaksanaan OT

Artikel Terjemahan
Source : http://www.heart.org/ (Edited)

Sekitar 13 persen dari stroke terjadi akibat adanya pecah pembulu pada area otak dan keadaan ini dinamakan dengan  stroke hemoragik. Ketika stroke hemoragik terjadi, darah terkumpul pada jaringan otak. Keadaan ini dapat menyebabkan rusaknya  jaringan otak dan menyebabkan sel-sel di daerah otak mati.

Apakah semua stroke hemoragik sama?

Ada dua jenis stroke hemoragik. Keduanya memiliki persamaan dimana terjadinya peristiwa pecahnya pembuluh darah dan mengganggu aliran darah ke bagian otak.

  • Pendarahan Intraserebral (jenis yang paling umum dari stroke hemoragik):

Terjadi ketika pembuluh darah berdarah atau pecah dan terkumpul dalam jaringan didalam otak. Stroke jenis ini paling sering terjadi dan disebabkan oleh tekanan darah tinggi kronis atau penuaan pembuluh darah. Kadang-kadang disebabkan oleh malformasi arteri. Malformasi ateri adalah keadaan dimana sekelompok pembuluh darah abnormal terbentuk yang sewaktu waktu dapat pecah dan juga menyebabkan perdarahan ke dalam otak.

  • Perdarahan Subarachnoid :

Terjadi ketika aneurisma (kelainan pembuluh darah otak yang muncul akibat penipisan dan degenerasi dinding pembuluh darah arteri) dekat permukaan otak pecah dan menyebabtkan pendarahan ke dalam ruang antara otak dan tengkorak. Lebih sering terjadi karena adanya tekanan darah tinggi.

Selain tekanan darah tinggi, faktor-faktor yang meningkatkan risiko stroke hemoragik meliputi:

  1. Merokok
  2. Penggunaan alat kontrasepsi oral (terutama dengan konten kandungan estrogen yang tinggi)
  3. Asupan alkohol yang berlebihan
  4. Penggunaan obat-obatan terlarang

Bagaimana stroke hemoragik didiagnosis?

Ketika seseorang telah menunjukkan gejala stroke atau dalam medis dinamakan TIA (transient ischemic attack), dokter akan mengumpulkan informasi dan membuat diagnosis, dan akan meninjau peristiwa yang telah terjadi :

  • Mengumpukan informasi mengenai riwayat medis
  • Melakukan pemeriksaan fisik dan neurologis
  • Melakukan serangkaian tes darah dan tes tertentu sebagai penunjang.
  • Melakukan CT scan atau MRI pada otak
  • Mempelajari hasil tes dan diagnostik lainnya yang mungkin diperlukan sebagai informasi tambahan.

Serangkaian tes diagnostik mengkaji bagaimana cara otak bekerja dan fisiologis otak bekerja untuk mendapat suplai darah. Serangkaian tes ini dapat dapat membantu memberikan informasi yang objektif mengenai daerah otak yang cedera. tes diagnostik jatuh ke dalam tiga kategori :

  • Tes Pencitraan/imaging test memberikan gambaran otak mirip dengan penggunaan sinar-X.
  • Tes Listrik/electrical test yang bertujuan untuk merekam impuls listrik otak atau disebut juga EEG.
  • Tes Aliran darah/blood flow test merupakan serangkaian tes yang bertujuan untuk menunjukkan masalah

Penatalaksanaan Okupasi Terapi Pada kasus Stroke Hemoragik

  1. Motorik
  • Memperbaiki postur
  • Mengembalikan keukatan otot
  • Mengembalikan lingkup gerak sendi
  • Aktivitas fungsional
  • Menjaga sisi hemiparase dan menghindari gerakan abnorma

Sensori

  • Manajemen nyeri
  • Melatih keseimbangan

Kognitif

  • Mengajarkan transfer, ambulasi, mobilitas dengan instruksi berulang dan kata sederhana

Interpersonal dan intrapersonal

  • Meningkatkan kemampuan berkomuniaksi dengan orang lain
  • Memberikan motivasi kepada pasien untuk tetap bersemangat dan amndiri dalam aktivitas
  • Mengikuti klub stroke untuk bersosialisasi dengan orang lain

 Self care

  • Edukasi dan latiahan tentang perawatan diri
  • Modifikasi alat, cara, lingkungan, penggunaan alat bantu dan penyederhanaan kerja
  • ADL training

 Produktivitas

  • Evaluasi kebutuhan kerja pasien
  • Sarankan alternatif pekerjaan lain
  • Adaptasi atau modifikasi pekerjaan

 Leisure

  • Menentukan sebuah aktivitas waktu luang yang disenangi pasien

 Assesment Range of Motion

Salah satu peran okupasi terapi dalam penatalaksanaan pasien dengan gangguan stoke adalah untuk meningkatkan lingkup gerak sendi, pada kasus stoke terjadi penurunan lingkup gerak sendi pada ekstermitas atas yang terkena, penurunan lingkup gerak sendi ini terjadi terutama pada bagian Wrist dan hand dan shoulder akibat spastisitas dan atrofi otot akibat gangguan stoke. Seorang Okupasi Terapis harus dapat melakukan assesment awal pengukuran lingkup gerak sendi pada pasien dengang gangguan stoke, pengukuran ini bertujuan sebagai observasi awal dari terapi yang diberikan sehingga seorang okupasi terapi akan mendapatkan informasi dan data mengenai ketidakmampuan apa yang terjadi akibat dari menurunnya fungsi motorik akibat gangguan yang terjadi. Pengukuran Range Of Motion (ROM) pada bagian yang mengalami gangguan berfungsi untuk menentukan kebebasan pergerakan dari sendi sendi yang mengalami masalah, baik itu Wrist Joint, Metacarpophalangeal (MCP), Distal Interphalanges, Proximal Interphalanges, shoulder, dan elbow yang dapat diukur dengan teknik pasif Range Of Motion (PROM) yaitu dengan cara menggerakan tubuh pasien dengan bantuan terapis atau dengan  Active Range of Motion (AROM) dimana pengukuran gerakan dilakukan oleh terapis dan gerakan dilakukan secara mandiri oleh pasien. Pengukuran ROM ini dilakukan dengan alat bernama Goniometer.

Manual Muscle Testing/ MMT

Assesment yang dilakukan seorang okupasi terapis lainnya dalam penatalaksanaan pada kasus stroke adalah untuk meningkatkan derajat kekuatan otot, otot otot yang mengalami kelemahan akibat stroke harus mendapatkan Motor Reedukasi, dimana kemampuan menahan sebuah tekanan dan gravitasi adalah salah satu faktor yang dapat memengaruhi occupational performance dari seorang pasien. Pengukuran Manual Muscle Testing dilakukan dengan melakukan gerakan ROM secara maksimal dengan atau tanpa melawan gravitasi, gerakan gerakan yang dilakukan merupakan gerakan yang dilakukan pada sendi yang mengalami keterbatasan fungsional yaitu penurunan fungsi motorik dalam kasus stroke pengukuran Manual Muscle Testing dilakukan pada sendi Shoulder, Elbow. Wrist Forearm dan Hand Joint termasuk DIP,PIP dan MCP.

Penggunaan Metode NDT (Neuro Developemental Treatment)   

Metode NDT mempunyai beberapa teknik yaitu:

  1. Inhibisi dari postur yang abnormal dan tonus otot yang dinamis

Inhibisi adalah suatu upaya untuk menghambat dan menurunkan tonus otot. Tekniknya disebut Reflex Inhibitory Paternt. Perubahan tonus postural dan patern menyebabkan dapat bergerak lebih normal dengan menghambat pola gerak abnormal menjadi sikap tubuh yang normal dengan menggunakan teknik “Reflex Inhibitory Pattern”.

  1. Fasilitasi pola gerak normal

Fasilitasi adalah upaya untuk mempermudah reaksi-reaksi automatik dan gerak motorik yang sempurna pada tonus otot normal. Tekniknya disebut “Key Point of Control” yang bertujuan untuk:

  1. Untuk memperbaiki tonus postural yang normal.
  2. Untuk memelihara dan mengembalikan kualitas tonus normal.
  3. Untuk memudahkan gerakan-gerakan yang disengaja, diperlukan dalam aktifitas sehari-hari.
  1. Stimulasi terhadap otot-otot yang mengalami hypertonic

Stimulasi yaitu upaya untuk memperkuat dan meningkatkan tonus otot melalui proprioseptif dan taktil. Berguna untuk meningkatkan reaksi pada pasien, memelihara posisi dan pola gerak yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi secara automatic. Tapping: ditujukan pada group otot antagonis dari otot yang spastic. Placcing dan Holding: Penempatan pegangan. Placing Weight Bearing: Penumpuan berat badan.

References

Reed Kathlyn L. 2001. Quick Reference to Occupational Therapy.Texas: Aspen Publishers

Helen L.Hopkins. Helen D.Smith. “Willard And Spackman Occupational Therapy : Eight Edition”. Pennsylvania: J.B Lippincott Company Philadelphia.

Trombly, Catherine A. “Occupational Therapy For Phsyical Dysfunction : Third Edition. United State of America: Williams & Wilkins

Carr, Janet, Shepherd, Roberta. Neurological Rehabilitation. Churchill Livingstone.

Rasyid, Dr. Al., Soertidewi, Dr. Lyna. 2007. Unit Stroke Manajemen Stroke Sacara Komprehensif. Jakarta: Balai Penerbit FK UI.

https://wordpress.com/read/blogs/119389334/posts/503

Apa itu Stroke?

Cerebrovascular Disease : Stroke

Apa itu Stroke?

Arteri adalah pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh Anda. Kebanyakan stroke terjadi ketika arteri yang membawa darah ke otak tersumbat. Ketika sel-sel otak yang tidak mendapatkan cukup darah akhirnya mati.

Jika Anda memiliki stroke, Anda mungkin kehilangan kemampuan untuk melakukan sesuatu yang dikendalikan oleh bagian yang mengalami cedera pada otak Anda. Misalnya, Anda bisa kehilangan kekuatan untuk menggunakan dan menggerakan lengan atau kaki, atau kemampuan untuk berbicara. Kerusakan dapat bersifat sementara atau permanen. Dokter telah menemukan bahwa jika Anda mendapatkan perawatan segera setelah gejala stroke dimulai, ada kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan darah bergerak kembali ke otak Anda dan mencegah kerusakan yang lebih parah.

Apa yang menyebabkan stroke?

Ada dua jenis utama dari stroke. Yang pertama, disebut stroke iskemik, yang disebabkan oleh gumpalan darah yang menghalangi atau sumbatan pada pembuluh darah atau arteri di otak. Sekitar 80 persen dari semua stroke berjenis stroke iskemik. Yang kedua, dikenal sebagai stroke hemoragik, yang disebabkan oleh pembuluh darah di otak yang pecah dan mengakibatkan pendarahan pada otak. Sekitar 20 persen dari stroke termasuk jenis hemorrhagic.

Tanda dan Gejala

Jika Anda memiliki salah satu dari gejala berikut, panggilan bantuan darurat segera:

Semakin cepat Anda mendapatkan bantuan, banyak dokter yang dapat melakukan pencegahan kerusakan secara permanen pada bagian otak Anda.

Tanda peringatan lain dari stroke disebut transient ischemic attack (TIA). Sebuah TIA atau “mini-stroke” dapat menyebabkan gejala yang tercantum di atas. Ini mungkin hanya berlangsung beberapa menit, tetapi Anda harus waspada. Orang yang memiliki TIA memiliki risiko lebih besar mengalami stroke dikemudian hari. Segera hubungi dokter Anda jika Anda berpikir Anda mengalami TIA.

  • Kelemahan mendadak atau mati rasa pada wajah, lengan, atau kaki pada satu sisi tubuh Anda
  • Keremangan atau kehilangan penglihatan, terutama pada salah satu mata secara tiba-tiba
  • Kesulitan berbicara atau memahami apa yang dikatakan orang lain
  • Tiba-tiba sakit kepala parah tanpa diketahui penyebab
  • Tiba-tiba pusing
  • Jatuh atau tidak stabil saat berjalan

Bagaimana saya bisa tahu apakah orang lain mengalami stroke?

Salah satu cara untuk mengetahui apakah orang lain mungkin mengalami stroke adalah dengan uji F.A.S.T

F adalah untuk Face Drooping. Apakah salah satu sisi wajah terkulai ketika orang mencoba untuk tersenyum?

A adalah untuk Arm weakness. Ketika orang tersebut mengangkat kedua lengan, satu lengan tidak dapat diangkat.

S adalah untuk Speech difficult. Lakukan tes dengan mengulangi kalimat sederhana (misalnya, “Langit biru.”) Dengan benar? Apakah wicaranya melantur?

T adalah untuk Time untuk meminta bantuan darurat. Sangat penting untuk mendapatkan bantuan segera jika seseorang memiliki gejala-gejala tersebut

Penyebab & Faktor Risiko

Apa faktor risiko stroke?

Beberapa faktor risiko untuk stroke dapat diubah, atau dikendalikan. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko terbesar untuk stroke yang dapat Anda kontrol. Lainnya adalah sebagai berikut:

Beberapa faktor risiko untuk stroke tidak dapat diubah. Resiko Anda mengalami stroke lebih tinggi jika Anda:

  • Merokok
  • Diabetes yang tidak terkontrol
  • Kadar kolesterol tinggi
  • Lebih tua dari 55 tahun
  • Memiliki riwayat keluarga stroke
  • Perempuan
  • Telah mengalami stroke sebelumnya atau transient ischemic attack

Setelah saya mengalami stroke, apakah saya lebih cenderung memiliki resiko yang besar mengalami stroke dikemudian hari?

Orang-orang yang telah mengalami stroke lebih mungkin untuk terserang stroke lagi. Risiko i tinggi terutama selama beberapa tahun setelah stroke pertama Anda.

Pengobatan

Apa itu rehabilitasi stroke?

Rehabilitasi stroke dapat menjadi bagian penting dari pemulihan setelah stroke. Ini membantu membangun kekuatan, koordinasi, daya tahan, dan kepercayaan diri. Tujuan utama dari rehabilitasi stroke adalah untuk membantu Anda belajar bagaimana hidup dengan efek stroke sehingga Anda dapat menjadi individu yang mandiri. Penanganan rehabilitasi termasuk  termasuk terapi fisik, terapi okupasi, dan terapi wicara.

Dokter Anda akan memutuskan jenis rehabilitasi yang dapat membantu andi. Rehabilitasi dapat dimulai tepat setelah stroke berakhir dan kondisi Anda stabil. Dalam banyak kasus, hal itu dimulai di rumah sakit sesegera 24 sampai 48 jam setelah stroke. Kebanyakan orang perlu untuk melanjutkan rehabilitasi selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah stroke.

Apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu orang sembuh dari stroke?

Orang dengan gangguan stroke membutuhkan bantuan dan perhatian. Beberapa tempat menawarkan kelas untuk penderita stroke dan keluarga mereka. Anda mungkin bisa pergi ke beberapa sesi rehabilitasi. Ini adalah cara yang baik untuk belajar bagaimana tim rehabilitasi medis menangani stroke dan bagaimana Anda dapat membantu seseorang yang Anda cintai menjadi lebih baik. Cari tahu apa yang tidak bisa mereka lakukan sendiri, apa yang dia bisa lakukan dengan bantuan, dan apa yang mereka tidak bisa melakukan sama sekali.

Komplikasi

Apa adalah beberapa efek dari stroke?

Berikut ini adalah komplikasi yang paling umum dari stroke:

  • Kelemahan atau kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh
  • Masalah dengan bicara dan bahasa
  • Keseimbangan terganggu atau gerakan canggung
  • Mengabaikan atau tidak menyadari salah satu sisi tubuh
  • Kesulitan menelan
  • Masalah dengan kandung kemih atau kontrol buang air besar
  • Masalah dengan memori, berpikir, atau pemecahan masalah
  • Mati rasa

Apakah normal untuk memiliki perubahan emosi setelah stroke?

Cedera pada otak dan hilangnya fungsi akibat stroke dapat menyebabkan perubahan emosional. Segera setelah mengalami stoke, Anda mungkin mengalami kesulitan mengendalikan emosi Anda. Suasana hati Anda bisa berubah lebih cepat daripada yang Anda lakukan sebelum stroke. Misalnya, Anda mungkin tiba-tiba mulai menangis atau tertawa tanpa alasan. Biasanya gejala ini akan membaik dari waktu ke waktu.

Hal yang wajar jika Anda merasa tertekan, sedih, atau frustrasi karena Anda belum terbiasa dengan perubahan yang disebabkan oleh stroke. Hal ini penting untuk berbicara dengan dokter Anda tentang bagaimana perasaan Anda sehingga ia dapat membantu Anda dalam mengatasinya bersama – sama.

Apakah boleh mengemudikan mobil lagi setelah stroke?

Anda tidak boleh membuat keputusan sendiri untuk mulai mengemudi setelah stroke. Dokter Anda dapat menyarankan Anda jika aman bagi Anda untuk mengemudi lagi. Mengalami stroke dapat mempengaruhi mobilitas Anda, visi, dan berpikir. Waktu reaksi Anda mungkin akan lebih lambat.

Jika dokter Anda mengatakan bahwa itu aman bagi Anda untuk mengemudi lagi, hubungi departemen/lembaga yang berurusan dengan transportasi. Tanyakan tentang aturan untuk orang-orang yang telah mengalami stroke. Anda mungkin harus mengambil tes mengemudi atau kelas. program pelatihan pengemudi yang tersedia melalui pusat-pusat rehabilitasi.

Pencegahan

Apa yang dapat saya lakukan untuk mengurangi resiko Anda mengalami stroke?

Cara Anda dapat mengurangi risiko mengalami stroke (atau stroke lain) adalah sebagai berikut:

Anda harus memiliki pemeriksaan rutin sehingga dokter Anda dapat membantu Anda mengelola kondisi kesehatan yang meningkatkan risiko terkena stroke (misalnya, tekanan darah tinggi). Tanyakan kepada dokter Anda untuk memberikan saran berupa membuat perubahan gaya hidup untuk mengurangi risiko stroke. Dukungan dari anggota keluarga dan teman-teman juga dapat membantu Anda membuat perubahan ini.

Bicaralah dengan dokter Anda tentang apakah mengambil Aspirin dalam dosis rendah akan membantu mengurangi risiko stroke atau serangan iskemik transient. Aspirin dapat membantu menjaga darah Anda dari pembentukan bekuan yang menghalangi arteri Anda. Jika mengambil aspirin dosis rendah yang tepat untuk Anda, penting untuk mengikuti petunjuk dokter Anda sehingga Anda mendapatkan banyak keuntungan dengan efek samping paling sedikit.

  • Jika Anda seorang perokok, berhenti merokok.
  • Mengurangi jumlah alkohol yang Anda minum.
  • Mengontrol tekanan darah Anda.
  • Mengontrol kadar kolesterol Anda.
  • Jika Anda memiliki diabetes, mengontrol kadar gula darah Anda.
  • Dapatkan aktivitas fisik secara teratur.
  • Menjaga berat badan yang sehat.

Source :
https://stroke.nih.gov/index.htm (National Institute of Health)            https://familydoctor.org/ Copyright © American Academy of Family Physicians

https://wordpress.com/read/blogs/119389334/posts/746

 

Stroke Pada Kanak-kanak

stroke anak

Mengenal Penyakit Stroke Pada Anak Yang Jarang Diketahui

Mengenal Penyakit Stroke Pada Anak Yang Jarang Diketahui – Stroke merupakan penyakit yang menakutkan bagi orang yang berusia lanjut, terutama yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, kencing manis, ataupun penyakit jantung. Namun, ternyata penyakit yang selama ini kita kenal sering menyerang orang yang berusia lanjut bisa juga menyerang anak muda bahkan anak-anak sekalipun. Tentu hal ini menjadi suatu kekhawatiran bagi para orang tua jika memang benar anaknya mengalami penyakit stroke. Stroke sendiri adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Ketika pasokan darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak terputus, maka sel-sel otak akan mulai mati, oleh karena ini penyakit ini dapat membuat sebagian tubuh menjadi lumpuh.

Setiap usia anak yang memiliki stroke akan menentukan cara yang digunakan dokter dalam mengindentifikasi dan mengobatinya. Usia stroke pada anak dapat dikategorikan dalam tiga fase, yaitu fase prental atau fase bayi dalam kandungan, fase 28 hari atau fase baru lahir, dan fase hingga 18 tahun. Sedangkan jenis stroke yang dapat dialami anak adalah hemorrhagic stroke dan stroke iskemik. Hemorrhagic stroke merupakan stroke yang terjadi karena rusaknya pembuluh darah, sedangkan stroke iskemik merupakan stroke yang terjadi karena adanya penyumbatan akibat gumpalan darah. Stroke juga bisa diartikan sebagai berkurangnya asupan darah ke otak secara tiba-tiba, baik itu disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak ataupun karena sumbatan.

 

Banyak orang tua yang tidak menyadari dan tidak mengetahui bahwa anaknya memiliki penyakit stroke, hal ini tentu akan menyebabkan anak tidak mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat. Terlebih lagi pada bayi yang baru lahir tidak akan mampu memberikan keluhan atau tidak mampu mengkomunikasikan tentang beberapa gejala stroke yang ia alami. Gejala stroke yang dialami ole orang dewasa juga dapat dialami oleh anak-anak, meski ada beberapa gejala yang secara spesifik terjadi pada anak tergantung usia mereka saat mengalami stroke. Beberapa gejala yang dapat dialami oleh penderita stroke pada anak, seperti :

– Tiba-tiba lemas pada anggota gerak, dapat mengenai keempat anggota gerak ataupun hanya di satu sisi.
– Tiba-tiba sulit berjalan
– Sulit berbicara
– Mengalami gangguan menelan, atau
– Kejang jika pada bayi yang baru lahir.

Stroke pada anak memang sangat jarang terjadi, namun penting bagi para orang tua untuk mengetahui dan memahami tentang penyakit stroke pada anak. Jika terdapat beberapa gejala yang sering dikeluhkan oleh anak, maka ada baiknya para orang tua membawa anak mereka ke dokter dan berkonsultasi dengan dokter apakah anak anda mengalami stroke atau tidak. Gejala yang terjadi pada anak seringkali telat diketahui oleh orang tua karena masyarakat pada umumnya masih asing dengan stroke pada anak. Hal inilah yang membuat kita menjadi terlambat dalam melakukan penanganan pada penyakit stroke sehingga penanganan yang kita lakukan tidak optimal.

Baca Juga : Obat Stroke

Anak-anak yang mengalami stroke secara umum lebih mudah disembuhkan daripada stroke yang terjadi pada orang dewasa karena otak anak-anak masih dalam perkembangan. Namun, anak-anak dapat mengalami komplikasi permanen dari stroke seperti kejang, kelemahan, dan masalah penglihatan. Maka dari itu kita sebagai orang tua harus benar-benar merawat dan menjaga kesehatan anak dengan baik, dan terapkan gaya hidup sehat serta pola makan yang baik bagi tubuh anak anda. Karena faktor penyebab stroke bukan hanya usia saja, tapi pola hidup dan pola makan yang tidak baik juga dapat mengakibatkan terjadi stroke. Peran orang tua sangat dibutuhkan untuk menjaga dan merawat kesehatan anak jangan sampai penyakit stroke ini mempengaruhi tumbuh kembang anak.

Penyakit stroke ini dapat kita cegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Rutin berolahraga secara teratur dan makan makanan yang sehat dapat mengurangi resiko stroke pada anak. Anak-anak masih membutuhkan bimbingan dari para orang tua untuk menjaga kesehatan mereka, untuk itu ajari anak anda untuk selalu hidup sehat seperti rutin berolahraga dan hindari hal-hal yang dapat merusak kesehatan mereka. Ajari anak anda untuk selalu memperhatikan pola makan dengan baik dan jangan asal memilih makanan yang justru dapat merusak kesehatannya.

https://wordpress.com/read/blogs/47652628/posts/915