Arkib Kategori: Jom Qurban Di Selatan Kemboja 2017

Hadis Berkaitan Ibadah Qurban

QURBAN PDF 6

Lafaz Hadits

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ شَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الأَضْحَى بِالْمُصَلَّى فَلَمَّا قَضَى خُطْبَتَهُ نَزَلَ مِنْ مِنْبَرِهِ وَأُتِىَ بِكَبْشٍ فَذَبَحَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِيَدِهِ وَقَالَ: (( بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ هَذَا عَنِّى وَعَمَّنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِى )).

“Diriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdillah radhiallahu ‘anhu bahwasanya dia berkata, “Saya menghadiri shalat idul-Adha bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di mushalla (tanah lapang). Setelah beliau berkhutbah, beliau turun dari mimbarnya dan didatangkan kepadanya seekor kambing. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelihnya dengan tangannya, sambil mengatakan: Dengan nama Allah. Allah Maha Besar. Kambing ini dariku dan dari orang-orang yang belum menyembelih di kalangan umatku

Takhrij Hadits

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya no. 11051, Imam Abu Dawud dalam Sunan-nya no. 2812, Imam At-Tirimidzi dalam Sunan-nya no. 1521 dan yang lainnya. Imam At-Tirmidzi mengatakan, “Hadits ini gharib”. Syaikh Al-Albani menshahihkan Hadits ini dalam Shahih Sunan Abi Dawud dan lainnya.

Faidah-faidah Hadits

Di antara faidah hadits ini adalah sebagai berikut:

  1. Disunnahkannya shalat idul-adha di mushalla, yaitu tanah lapang. Begitu pula dengan shalat idul-fithri.
  2. Khutbah ‘id dilakukan setelah mengerjakan shalat ‘id.
  3. Disunnahkannya mendatangkan mimbar ke mushalla (tanah lapang) dan imam berkhutbah di atasnya ketika shalat ‘id.
  4. Disunnahkan menyegerakan penyembelihan setelah shalat id selesai dan tidak ada yang menyembelih sebelum imam menyembelih.
  5. Disunnahkan menyembelih sendiri untuk orang yang berqurban dengan kambing,
  6. Satu kambing untuk penyembelihan satu orang.
  7. Disyariatkan membaca: (بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ) sebelum menyembelih.
  8. Dibolehkannya menyertakan orang lain dalam penyembelihan agar mendapatkan pahala juga, seperti keluarga dan orang-orang yang telah meninggal. Karena lafaz hadits ini umum.
  9. Sebagian ulama menjadikan hadits ini sebagai dalil bahwa berqurban tidak wajib, karena ada di antara umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang tidak berqurban.

Syariat berqurban/Udhhiyah (الأضحية)

Allah subhanahu wa ta’ala mensyariatkan qurban. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

{ قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (162) لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ (163) }

“Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)” (QS Al-An’am: 162-163)

Hukum berqurban, wajibkah?

Para ulama berbeda pendapat tentang hukum berqurban. Jumhur ulama, yaitu: madzhab Imam Malik, Imam Asy-Syafii, Imam Ahmad dan yang lainnya menyatakan sunnahnya. Madzhab Imam Asy-Syafii mengatakan sunnah muakkadah (sangat ditekankan dan diusahakan tidak ditinggalkan kecuali ada ‘udzur). Sedangkan madzhab Imam Abu Hanifah mengatakan wajibnya.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

(( مَنْ وَجَدَ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلا يَقْرَبَنَّ مُصَلاَّنَا. ))

Barang siapa mendapatkan kelapangan tetapi tidak berqurban, maka janganlah dia mendekati tempat shalat kami.1

Para ulama hadits berbeda pendapat dalam menghukumi hadits ini. Dan mereka juga berbeda pendapat dalam menghukumi hadits yang diriwayatkan dari Mikhnaf bin Sulaim Al-Ghamidi radhiallahu ‘anhu:

( كُنَّا وُقُوفًا مَعَ النَّبِىِّ  صلى الله عليه وسلم بِعَرَفَاتٍ، فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: ((يَا أَيُّهَا النَّاسُ! عَلَى كُلِّ أَهْلِ بَيْتٍ فِى كُلِّ عَامٍ أُضْحِيَّةٌ وَعَتِيرَةٌ. هَلْ تَدْرِى مَا الْعَتِيرَةُ؟ هِىَ الَّتِى تُسَمَّى الرَّجَبِيَّةُ.))

“Kami berwuquf di ‘Arafah bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Saya mendengar beliau berkata, ‘Wahai manusia! Setiap satu keluarga di setiap tahun harus menyembelih dan juga Al-‘Atiirah. Apakah kamu tahu apa itu Al-‘Atiirah? Dia adalah yang dinamakan Ar-Rajabiyah2.”3

Syaikh Al-Albani menshahihkan hadits ini. Syaikh ‘Abdul-Muhsin Al-Abbad mendha’ifkannya dalam penjelasan beliau terhadap Sunan Abi Dawud.

Jika ternyata kedua hadits ini shahih atau hasan, maka ini menjadi dalil yang sangat kuat untuk mengatakan bahwa hukum berqurban adalah wajib setiap tahun untuk orang yang memiliki kelapangan.

Akan tetapi terdapat atsar dari Abu Bakr, Umar bin Al-Khaththab dan Abu Mas’ud Al-Anshari radhiallahu ‘anhuma yang menunjukkan bahwa mereka berdua sengaja meninggalkan berqurban agar ibadah tersebut tidak dianggap wajib oleh kaum muslimin4.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

(( إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلاَ يَمَسَّ مِنْ شَعَرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئًا.))

Jika telah masuk sepuluh hari (pertama di bulan Dzul-hijjah) dan seorang di antara kalian ingin menyembelih, maka janganlah dia mengambil sedikit pun dari rambut dan tubuhnya.”5

Wallahu a’lam bishshawab.

Sikap yang sebaiknya kita ambil dalam permasalahan seperti ini adalah bersikap hati-hati (wara’). Seandainya pendapat yang mewajibkannya benar, maka kita selamat dari dosa meninggalkannya. Kalaupun ternyata salah, maka kita telah mengerjakan amalan sunnah dan syiar Islam.

{ ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ }

Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati” (QS Al-Hajj : 32)

Apa batas kelapangan sehingga seseorang sangat dianjurkan untuk menyembelih?

Para ulama berbeda pendapat dalam hal ini. Di dalam madzhab Imam Syafii, seseorang dikatakan memiliki kelapangan apabila dia memiliki nafkah untuk diri dan keluarga yang ditanggungnya pada hari idul-adhha dan ketiga hari tasyriq (tanggal 11, 12 dan 13 Dzul-hijjah). Allahu a’lam bishshawab. Jika semua orang yang memiliki kelapangan mau berqurban insya Allah daging qurban akan melimpah di masyarakat kaum muslimin, sehingga seluruh kaum muslimin bergembira dengan hari raya qurban ini.

Bolehkah orang yang berqurban mengikutkan pahalanya untuk keluarganya?

Boleh, sebagaimana dilakukan oleh para sahabat di zaman dahulu. Diriwayatkan dari Abu Ayyub Al-Anshari radhiallahu ‘anhu bahwasanya dia berkata:

(كَانَ الرَّجُل فِي عَهْد النَّبِيّ يُضَحِّي بِالشَّاةِ عَنْهُ وَعَنْ أَهْل بَيْته فَيَأْكُلُونَ وَيُطْعِمُونَ حَتَّى تَبَاهَى النَّاس فَصَارَ كَمَا تَرَى.)

Dulu pernah ada seorang laki-laki di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelih kambing untuk dirinya dan keluarga, kemudian mereka pun makan dan memberi makan (orang lain), kemudian orang-orang berlomba-lomba untuk melakukannya, hingga menjadi seperti yang engkau lihat6

Lafaz-lafaz nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika hendak menyembelih hewan qurban

Diwajibkan mengucapkan (بسم الله)/bismillah ketika menyembelih dan disunnahkan menambahkannya dengan (والله أكبر)/wallahu akbar.

Ada beberapa riwayat yang menunjukkan lafaz penyembelihan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, di antaranya:

  1. Hadits yang sedang kita bahas ini.
  2. (بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ)
    /Dengan nama Allah. Ya Allah terimalah dari Muhammad, keluarga Muhammad dan Umat Muhammad.7
  3. (بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، عَنْ مُحَمَّدٍ وَأُمَّتِهِ مَنْ شَهِدَ لَكَ بِالتَّوْحِيدِ وَشَهِدَ لِي بِالْبَلاَغِ)
    /Dengan nama Allah. Ini dari Muhammad dan umatnya yang bertauhid kepada-Mu dan bersaksi bahwa aku telah menyampaikan (risalah).8
  4. Dan ada beberapa lafaz lagi yang mirip dengan di atas, sebagian riwayatnya lemah (dha’if).

Hukum mengucapkan nama orang yang berqurban

Disunnahkan mengucapkan nama-nama orang yang berqurban jika dia mewakilkannya kepada orang lain. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib9, Ibnu ‘Abbas10, Al-Hasan Al-Bashri11 bahwa mereka menyembelih dengan mengucapkan tambahan lafaz “(اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ فُلاَنٍ)/Ya Allah terimalah dari si Fulan.” Hadits yang sedang kita bahas ini terdapat keumuman bahwa Rasulullah mengucapkan qurbannya tersebut untuk dirinya dan orang lain.

Hukum berqurban untuk orang yang telah meninggal dunia

Berqurban untuk orang yang sudah meninggal dunia terbagi menjadi tiga macam:

  1. Orang yang hidup mengikutkan pahala berqurban untuk orang-orang yang telah meninggal dunia.
  2. Orang yang sebelum meninggal dunia, berwasiat untuk berqurban.
  3. Mengkhususkan hewan qurban untuk orang yang sudah meninggal dunia.

Untuk macam pertama dan kedua para ulama membolehkannya. Akan tetapi untuk macam yang ketiga terjadi perselisihan di kalangan ulama. Jumhur ulama memandang tidak bolehnya, sedangkan madzhab Imam Ahmad memandang hal tersebut diperbolehkan.

Allahu a’lam, pendapat yang lebih kuat adalah pendapat yang mengatakan hal tersebut diperbolehkan. Pendapat inilah yang dipegang oleh Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyah, kemudian ulama-ulama abad ini seperti: Syaikh Bin Baz dan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin.

Dalil yang menunjukkan hal tersebut di antaranya hadits yang sedang kita bahas ini dan hadits-hadits yang lainnya yang menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengikutkan orang-orang yang telah meninggal dunia di dalam penyembelihannya. Dalil ini bersifat umum akan kebolehan berqurban untuk orang yang telah meninggal dunia.

Berqurban untuk orang yang telah meninggal dunia termasuk jenis sedekah untuk orang yang telah meninggal dunia. Dan bersedekah untuk orang yang telah meninggal dunia diperbolehkan oleh para ulama.

Akan tetapi, orang yang berqurban untuk orang yang telah meninggal dunia, tidak boleh mengambil sedikit pun dari hewan qurban tersebut, karena dia telah meniatkannya sebagai sedekah.

Imam At-Tirmidzi berkata:

وَقَدْ رَخَّصَ بَعْضُ أَهْلِ اْلعِلْمِ أَنْ يُضَحِّىَ عَنِ الْمَيِّتِ وَلَمْ يَرَ بَعْضُهُمْ أَنْ يُضَحِّىَ عَنْه, وَقَالَ عَبْدُ اللهِ بْنِ الْمُبَارَكِ: أَحَبُّ إِلَيَّ أَنْ يَتَصَدَقَ وَلَا يُضَحِّى عَنْه وَإِنْ ضَحَّى فَلَا يَأْكُلْ مِنْهَا شَيْئًا وَيَتَصَدَّقْ بِهَا كُلَّهَا

“Sebagian ahli ilmu memberikan rukhshah (keringanan) untuk berqurban untuk orang yang sudah meninggal, sebagian lagi mengatakan tidak boleh. ‘Abdullah bin Al-Mubarak berkata, ‘Yang lebih aku sukai adalah dia cukup bersedekah dan tidak berqurban. Apabila dia berqurban (untuk orang yang telah meninggal) maka dia tidak boleh makan sedikit pun darinya, dia harus mensedekahkan seluruhnya.”12

Kalau kita perhatikan perkataan Abdullah bin Al-Mubarak di atas, kita bisa memahami bahwa menyembelih untuk orang yang sudah meninggal diperbolehkan tetapi hukumnya tidak sunnah. Dan beliau lebih menyukai bersedekah untuk orang yang sudah meninggal daripada menggantikan sedekah tersebut dengan qurban. Allahu a’lam, pendapat inilah yang rajih (lebih kuat).

Demikian. Mudahan tulisan ini bermanfaat.

 

Catatan Kaki

1 HR Ahmad dalam Musnad-nya no. 8273, Ad-Daruquthni dalam Sunannya no. 4762 dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 7565. Di dalam sanad Ahmad dan Al-Hakim terdapat Abdullah bin ‘Ayyasy, dia shaduq yaghlath sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Hajar dalam At-Taqrib, di dalam sanad Ad-Daruquthni terdapat ‘Amr bin Al-Hushain dan Ibnu ‘Ulatsah keduanya matruk. Kedua jalur yang seperti ini tidak bisa saling menguatkan sehingga dzhahir sanad hadits ini lemah. Syaikh Al-Albani mengatakan hadits ini hasan dalam Takhrij Musykilail-Faqr no. 102. Sedangkan para imam seperti At-Tirmidzi, Ibnu ‘Abdl-Barr, Al-Baihaqi dan Ibnu Hajar merajihkan hadits tersebut mauquf. (As-Sunan Al-Kubra lil-Baihaqi no. 19485, Bulughul maram).

2 Maksudnya sembelihan di awal bulan Rajab. Allahu a’lam Jumhur ulama memandang tidak disunnahkan menyembelih di bulan Rajab karena ada hadits yang menghapuskan (me-naasikh) hukumnya. Untuk penjelasan lebih lanjut silakan melihat buku-buku penjelasan (syarh) hadits ini.

3 HR Abu Dawud no. 2790, At-Tirmidzi no. 1518 dan Ibnu Majah no. 3125. Abu Dawud berkata, “Al-‘Atiirah dihapuskan hukumnya (mansukh). Khabar (hadits) ini mansukh.”

4 Lihat Ma’rifatus-Sunan wal-Atsar lil-baihaqi no. 5832 dan 5833.

5 HR Muslim no. 1977.

6 HR At-Tirmidzi no. 1505 dan Ibnu Majah no. 3147. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi.

7 HR Muslim 1967.

8 HR Musnad Abi Ya’la no. 1792.

9 Lihat Syu’abul-Iman. Imam Al-Baihaqi. Hadits no. 6958.

10 Lihat As-Sunan Al-Kubra. Imam Al-Baihaqi. Hadits no. 19642.

11 Lihat Al-Mathalib Al-‘Aliyah. Ibnu Hajar Al-‘Asqalani. Hadits no. 2367.

12 Lihat di dalam Sunan At-Tirmidzi di bawah hadits no. 1495.

Daftar Pustaka

  1. Ahkamul-Udhhiyah wadz-Dzakah. Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin.
  2. Al-Mufashshal fi Ahkamil-Udhhiyah. Hisamuddin ‘Afanah.
  3. Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah. Wizarah Al-Auqaf Wasy-Syu-un Al-Islamiyah.
  4. Ahadits fi Masyru’iyatil-‘Udhhiyah wal-Amru bihawww.assunnah.org.sa . tanpa disebutkan nama penulisnya.
  5. Buku-buku hadits dalam catatan kaki dan lain-lain sebagian besar sudah dicantumkan di footnotes.

Artikel Muslimah.Or.Id

Penulis: Ustadz Sa’id Ya’i Ardiansyah, Lc., M.A.

Sumber: https://muslimah.or.id/4382-hadits-tentang-qurban-nabi-muhammad-shallallahu-alaihi-wa-sallam.html

 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Assalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jom Qurban Di Selatan Kemboja Bersama Ihya Assunnah Solution 1438H/2017M

Dengan Segala Hormatnya Kami Ingin Menarik Perhatian Yang Dihormati Tan Sri / Dato’ Sri/ Dato’ Seri/ Dato’ Sri/Datuk Seri/ Datuk/Dato’/Tuan/Puan/ Muslimin/Muslimat, Saudara/Saudari Yang Dirahmati Allah SWT Sekalian,

Bagi Menyempurnakan Syariat Ilahi Sempena Ibadah Qurban Tahun Ini.

Jom Qurban Di Selatan Kemboja, Dengan RM380 SahajaTuan,Puan Mampu Meringankan Ujian Allah SWT Keatas Kami. Hikmah Disebalik Ujian Allah SWT Adalah Untuk Memberi Peluang Kepada Umat Islam Merebut Tawaran Pahala Dari Allah SWT. Bantuan Tuan,Puan Melambangkan Kemurnian Hubungan Tuan,Puan Dengan  Allah SWT Dan Keprihatinan Tuan,Puan Kepada Umat Islam Seluruh Dunia.

Bantulah Tuan, Puan Mampu Menggerakkan Segala Program Kearah Membina Ummah Yang Mencintai Allah SWT Dan Meneladani Sunnah Rasulullah SAW. Diantara Program Yang Telah Kami Telah Kendalikan Adalah Seperti Berikut :

1- Membiayai 70 Anak Yatim – Markaz Umar Al-Khattab-

Daerah Kg. Som.

2- Membiayai 9 Orang Muallim – Markaz Bahasa Arab Al-Umriah-

Daerah Koh Kong.

3- Membiayai 7 Orang Muallim- Madrasah Nurul Ihsan-Daerah Kampot.

4- Membiayai 6 Orang Muallim –Madrasah Mahmud Mahyuddin-

Daerah Kampot.

5- Membiayai 2 Orang Muallim- Markaz Iman Tarbawi-

Daerah Koh Kong.

6- Menghulurkan Sumbangan 92 Mahasiswa Dan Mahasiswi Islam

Kemboja Di Universiti  Fatoni,Thailand.

7- Ratusan Warga Muallaf, Dan Fakir Miskin Di 3 Daerah Selatan

Kemboja

(Kampot,Kg.Som & Koh Kong).

8- Menghulurkan Sumbangan Kepada Para Imam Dan Guru Agama Di

Masjid-Masjid Di Tiga Buah Daerah Di Selatan Kemboja.

Sila hantar salinan slip bank in tuan-puan kepada kami melalui gmail: ihyaassunnah68@gmail.com

setelah tuan-puan membuat bayaran ke akaun Maybank 553131011505. Jutaan Terima kasih Diatas Sumbangan dan Sokongan Tuan-puan yang berterusan kepada kami.

Kunjungi Kami Di laman Ini:

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/…/program-qurban-…/

Sila kunjungi laman berikut untuk mengetahui aktiviti kebajikan kami di bumi Kemboja :

https://wordpress.com/post/muslimcambodiablog.wordpress.com/1160

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/…/pengenalan-akti…/

Warga Islam Kemboja mati disebabkan kurang zat dalam pemakanan

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/06/21/ikan-ajaib-yang-menyelamat-warga-kemboja/

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/07/24/jom-qurban-di-selatan-kemboja/

 

 

Advertisements

Pahala yang Allah SWT sediakan untuk mereka yang Qurban

 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dengan Segala Hormatnya Dan Dengan Penuh Takzim Kami Ingin Menarik Perhatian Yang Dihormati Tan Sri / Dato’ Sri/ Dato’ Seri/ Dato’ Sri/Datuk Seri/ Datuk/Dato’/Tuan/Puan/ Muslimin/Muslimat, Saudara/Saudari Yang Dirahmati Allah SWT Sekalian,

Bagi Menyempurnakan Syariat Ilahi Sempena Ibadah Qurban Tahun Ini.

RAYUAN BAGI MELENGKAPKAN  BAHAGIAN QURBAN YANG BELUM ADA PENYERTAAN 2017 DI SELATAN KEMBOJA.

Dengan RM380 bersama niat yang penuh Ikhlas, Anda mendapat pahala yang tidak terhitung jumlahnya untuk anda dan semua ahli keluarga – In Sya Allah. Berkeyakinan dengan hadis Rasulullah SAW, Zaid bin Arqam R.A. meriwayatkan (maksudnya): “ Para sahabat Rasulullah bertanya: ‘Wahai Rasulullah! Apakah yang ada pada qurban itu? ’Rasulullah menjawab : ‘Ia adalah sunnah bapa kamu Ibrahim’. Mereka berkata: ‘Apa yang akan kami perolehi darinya wahai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab: ‘Bagi setiap titik darah satu kebajikan’. Mereka berkata: ‘Bagaimana pula dengan bulu wahai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab: ‘Bagi setiap helai bulu satu kebajikan.’” (Hadith riwayat Ibnu Majah)

Jom sertai program Qurban anjuran kami Ihya Assunnah Solution 2017. Sila masukkan RM 380 ( 1Bahagian) ke akaun Maybank 553131011505 dan hantarkan salinan slip bank in tersebut melalui WhatsApp ke no tel 0199576237 (Ustaz Amin) atau email kepada ihyaassunnah68@gmail.com untuk direkod maklumat. Marilah membina kehidupan yang selesa dan abadi di Akhirat nanti, In Sya Allah.

TARIKH TUTUP PENYERTAAN ADALAH 24 OGOS 2017.

 

Kunjungi Kami Di laman Ini:

KENALI KAMI

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/06/21/pengenalan-aktiviti-ihya-assunnah-solution/

MISI BANTUAN RAMADHAN 2017

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/07/10/misi-bantuan-ramadhan-ke-kemboja-2017/

QURBAN 2016

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/07/17/program-qurban-2016-ihya-assunnah-solution/

WAQAF AL-QURAN DALAM BAHASA KHMER

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/08/06/perlaksanaan-program-waqaf-al-quran-dalam-bahasa-khmerkemboja/

WAQAF TELEKUNG SOLAT

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/08/07/program-wakaf-telekung-untuk-fakir-miskin/

Warga Islam Kemboja mati disebabkan kurang zat dalam pemakanan

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/06/21/ikan-ajaib-yang-menyelamat-warga-kemboja/

INFO TERKINI QURBAN 2017

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/08/02/terkini-program-jom-qurban-di-selatan-kemboja/

 

Jutaan terima kasih diatas sumbangan dan sokongan yang berterusan dari Insan-Insan Mulia dari Malaysia, Singapore, Brunei dan Indonesia, In Sya  Allah sumbangan anda akan kami sempurnakan di hari yang mulia di Hari Raya Aidil Adha melalui wakil Mahsiswa dan Mahasiswi Universiti Fatoni, para imam, para pendakwah dan para ustaz yang telah menabur jasa di bumi Kemboja- In Sya Allah.

Qurban Untuk Ayah

 

 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dengan Segala Hormatnya Dan Dengan Penuh Takzim Kami Ingin Menarik Perhatian Yang Dihormati Tan Sri / Dato’ Sri/ Dato’ Seri/ Dato’ Sri/Datuk Seri/ Datuk/Dato’/Tuan/Puan/ Muslimin/Muslimat, Saudara/Saudari Yang Dirahmati Allah SWT Sekalian,

Bagi Menyempurnakan Syariat Ilahi Sempena Ibadah Qurban Tahun Ini.

RAYUAN BAGI MELENGKAPKAN  BAHAGIAN QURBAN YANG BELUM ADA PENYERTAAN 2017 DI SELATAN KEMBOJA.

Dengan RM380 bersama niat yang penuh Ikhlas, Anda mendapat pahala yang tidak terhitung jumlahnya untuk anda dan semua ahli keluarga – In Sya Allah. Berkeyakinan dengan hadis Rasulullah SAW, Zaid bin Arqam R.A. meriwayatkan (maksudnya): “ Para sahabat Rasulullah bertanya: ‘Wahai Rasulullah! Apakah yang ada pada qurban itu? ’Rasulullah menjawab : ‘Ia adalah sunnah bapa kamu Ibrahim’. Mereka berkata: ‘Apa yang akan kami perolehi darinya wahai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab: ‘Bagi setiap titik darah satu kebajikan’. Mereka berkata: ‘Bagaimana pula dengan bulu wahai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab: ‘Bagi setiap helai bulu satu kebajikan.’” (Hadith riwayat Ibnu Majah)

Jom sertai program Qurban anjuran kami Ihya Assunnah Solution 2017. Sila masukkan RM 380 ( 1Bahagian) ke akaun Maybank 553131011505 dan hantarkan salinan slip bank in tersebut melalui WhatsApp ke no tel 0199576237 (Ustaz Amin) atau email kepada ihyaassunnah68@gmail.com untuk direkod maklumat. Marilah membina kehidupan yang selesa dan abadi di Akhirat nanti, In Sya Allah.

TARIKH TUTUP PENYERTAAN ADALAH 24 OGOS 2017.

 

Kunjungi Kami Di laman Ini:

KENALI KAMI

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/06/21/pengenalan-aktiviti-ihya-assunnah-solution/

MISI BANTUAN RAMADHAN 2017

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/07/10/misi-bantuan-ramadhan-ke-kemboja-2017/

QURBAN 2016

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/07/17/program-qurban-2016-ihya-assunnah-solution/

WAQAF AL-QURAN DALAM BAHASA KHMER

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/08/06/perlaksanaan-program-waqaf-al-quran-dalam-bahasa-khmerkemboja/

WAQAF TELEKUNG SOLAT

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/08/07/program-wakaf-telekung-untuk-fakir-miskin/

Warga Islam Kemboja mati disebabkan kurang zat dalam pemakanan

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/06/21/ikan-ajaib-yang-menyelamat-warga-kemboja/

INFO TERKINI QURBAN 2017

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/08/02/terkini-program-jom-qurban-di-selatan-kemboja/

 

Jutaan terima kasih diatas sumbangan dan sokongan yang berterusan dari Insan-Insan Mulia dari Malaysia, Singapore, Brunei dan Indonesia, In Sya  Allah sumbangan anda akan kami sempurnakan di hari yang mulia di Hari Raya Aidil Adha melalui wakil Mahsiswa dan Mahasiswi Universiti Fatoni, para imam, para pendakwah dan para ustaz yang telah menabur jasa di bumi Kemboja- In Sya Allah.