Arkib Kategori: Solat Mencegah Kemungkaran Dan Maksiat

Solat yang boleh mencegah kemungkaran

Sofyan Chalid bin Idham Ruray - www.SofyanRuray.info

Sebaik-baik Amal adalah Shalat

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

1. Salat Mencegah dari Perbuatan Keji

“Bacalah kitab Al-Quran yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji & munkar. Dan ketahuilah, mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. QS. Al-Ankabut: 45

2. Shalat adalah Sebaik-baik Amal Setelah Syahadatain (2 Kalimat Syahadat)

“Amalan apakah yang paling dicintai Allah? Rosulullah menjawab: Mengerjakan shalat pada waktunya, kemudian apa? Kemudian berbakti kepada orang tua, kemudian apa? Beliau menjawab: kemudian berjihad dijalan Allah”. Shahih Al-Bukhari (no. 527) dan Muslim (no. 58(139)).

3. Shalat Dapat Mencuci dan Membersihkan Kesalahan-kesalahan

“Perumpamaan shalat 5 waktu itu seperti sungai yang mengalir dan penuh air didepan pintu salah seseorang diantara kalian. Dia selalu mandi disungai itu 5x sehari”. Shahih; HR. Muslim (bo. 668)

4. Shalat Dapat Menghapuskan Dosa-dosa Kecil

“Shalat 5 waktu, hari Jumat ke Jumat berikutnya, dan bulan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya dapat menghapus berbagai kesalahan (dosa kecil) yang terjadi diantara semuanya jika ia menjauhi dosa-dosa besar”. Shahih; HR. Muslim (no. 233 (16))

5. Shalat Menjadi Cahaya Bagi Pelakunya, Baik di Dunia Maupun di Akhirat

“…. Dan shalat itu adalah cahaya….” Shahih; HR. Muslim (no. 233), Ahmad (v/342,343), At-Tirmidzi (no. 3517), An-Nasai (v/8-8), Ibnu Majah (no. 280), Ad-Darimi (1/167), dan selainnya

“Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan kaki ke masjid-masjid dikegelapan malam dengan cahaya (nuur) yang sempurna pada hari kiamat”. Shahih; HR. Abu Dawud (no. 561) dan At-Tirmidzi (no. 233)

6. Dengan Shalat Allah akan Meninggikan Derajat dan Menghapus Kesalahan

“Engkau harus memperbanyak sujud (shalat), sesungguhnya engkau tidak bersujud sekali saja kepada Allah, kecuali dengan sujud itu Allah akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan satu kesalahan darimu”. Shahih; HR . Muslim (no. 488 (255))

7. Shalat Menjadi Salah Satu Sebab Masuk Surga Sekaligus Menjadi Teman Nabi Shallallahu ‘alahi wa sallam Didalamnya

“Bantulah aku untuk mengabulkan permintaanmu dengan banyak bersujud”. Shahih; HR. Muslim (no. 489)

8. Berjalan Menuju Tempat Shalat (Masjid) Akan Dicatat Baginya Kebaikan-kebaikan , Ditinggikan Beberapa Derajat dan Dihapuskan Kesalahan-kesalahan

“Barang siapa bersuci di rumahnya kemudian berangkat ke rumah Allah (masjid) untuk menunaikan salah satu kewajiban yang diperintahkan Allah maka salah satu dari tiap-tiap dua langkahnya akan menghapuskan kesalahan dan yang lainnya akan meninggikan derajat”. Shahih; HR. Muslim (666)

9. Akan Disediakan Jamuan Di Surga Setiap Kali Seseorang Muslim Berangkat ke Masjid untuk Menunaikan Shalat Baik Pagi Maupun Sore Hari

“Barang siapa berangkat ke masjid pada pagi/sore hari, maka Allah menyediakan baginya jamuan di surga, setiap kali datang pada pagi/sore hari”. Mutafaq Alaih: HR. Bukhari (no. 662) dan Muslim (no. 669) dan Abu Hurairah

10. Pahala Orang yang Berangkat Menunaikan Shalat Sama Seperti Orang yang Berhaji dan Berihram

“Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk mengerjakan shalat wajib maka pahalanya adalah seperti pahala orang yang mennunaikan Ibadah haji dan ihram…”. Shahih; Abu Dawud (no. 558)

11. Barangsiapa Berangkat ke Masjid, Lalu Ia Mendapati Orang-orang Telah Selesai Mengerjakan Shalat Berjama’ah, Maka Baginya Pahala Orang yang Shalat Berjama’ah

“Barangsiapa yang wudhu lalu membaguskan wudhunya, kemudian menuju Masjid tapi ia dapati orang-orang telah shalat, maka Allah memberinya pahala orang yang shalat dan menghadirinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun”. Shahih; HR. Abu Dawud (no.564) dan An-Nasai (11/111)

1. Orang yang Menyia-nyiakan Shalat Diancam Mendapat Kerugian & Kejelekan Dihari Qiyamat

“Maka datanglah kepada mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka itu akan menemui kesesatan”. (QS. Maryam: 59)

2. Orang yang Meninggalkan Shalat Diancam Tidak Bisa Sujud Disaat Manusia Bersujud Dihadapan Allah Dihari Qiyamat

“Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud, maka mereka tidak kuasa (dalam keadaan) pandangan mereka tertunduk kebawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesunguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud waktu merka sehat (tetapi mereka tidak melakukannya..”. (QS. Al-Qalam: 42-43)

3. Orang yang Menyia-nyiakan Shalat Diancam dengan Mendapat Gelar Sebagai Orang-orang Musyrik

“Dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertawakkallah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah”. (QS. Ar-Ruum: 31)

4. Orang yang Meninggalkan Shalat Akan Diancam dengan Neraka Saqar

“Apakah yang memasukkan kamu kedalam saqar (neraka)? Mereka menjawab: “Kami dahulu (di dunia) tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat”. (QS. Al-Muddatsir: 42-43)

Orang yang meninggalkan shalat telah berbuat dosa besar yang paling besar, lebih besar dosanya disisi Allah daripada membunuh jiwa, mengambil harta orang lain, lebih besar dosanya dari dosa zina, mencuri dan meminum khamr. Orang yang meninggalkan shalat akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah di dunia dan di akhirat. (Lihat kitab Ash-Shalaah wa Hukmu Taarikiha (hlm. 29) karya Imam Ibnul Qayyim)

Bahkan orang yang meninggalkan shalat lebih jelek daripada pencuri, pezina, peminum khamr dan penghisap ganja. (Majmuu’ Fataawaa (XXII/50))

/Dikutip dari Buku Sebaik-baiknya Amal
Adalah Shalat karya
Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawaz

Advertisements