MUSLIM CAMBODIA

7 Penyakit Hati

Photo

7 macam penyakit hati
➖➖➖➖➖➖➖➖

Penyakit hati itu sungguh berbahaya. Karena dampaknya sangatlah buruk
Maka dari itu, pentinglah kita ketahui apa saja penyakit hati itu, agar kemudian bisa kita cegah. Nah, setidaknya, ada 7 penyakit hati yang lumayan mengerikan. Berikut ini dia:.

⏩1. Takabbur
Takabbur itu artinya sombong.
“Beberapa contoh orang-orang sombong yang dimusnahkan oleh Allah diantaranya adalah: Firaun, Raja Namrud, Qarun, dan lain-lain.

Allah SWT berfirman: Janganlah kalian berjalan di muka bumi dengan penuh kesombongan (QS al Isra’ [17]: 37).

“Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan masuk Surga orang yang di dalam kalbunya ada sikap sombong meski sebesar biji sawi.”

⏩2. Riya’
Orang yang riya ’ itu dia memperlihatkan suatu amal sholeh kepada sesama manusia.

Pengertian Riya Menurut Istilah adalah melakukan ibadah, dengan niat ingin nantinya dipuji manusia, dan tidak berniat beribadah kepada Allah semata.

Menurut Al Hafidz Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Fathul Baari berkata: “Riya’ ialah menampakkan ibadah dengan tujuan dilihat manusia, lalu mereka memuji pelaku amalan itu”.

Menurut Imam Al Ghazali, riya’ adalah mencari kedudukan pada hati manusia dengan memperlihatkan kepada mereka hal hal kebaikan. Riya’ ini bisa muncul kapan saja. Bisa saat sebelum beramal, ataupun saat sedang beramal.

“Janganlah kalian menghilangkan pahala shadaqah kalian dengan menyebut nyebutnya atau menyakiti (perasaan si penerima) seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak berimana kepada Allah dan hari kemudian.” (QS. Al Baqarah: 264)

⏩3. Ujub
Ujub adalah sikap mengagumi diri sendiri, karena merasa lebih dari yang lain/Berbangga diri
Mungkin agak mirip dengan takabbur. Namun kalau ujub, belum tentu sambil berkeyakinan menolak kebenaran.
Kalau menurut Imam Al-Ghazali, “Perasaan ‘ujub adalah kecintaan seseorang pada suatu karunia dan merasa memilikinya sendiri, tanpa mengembalikan keutamaannya kepada Alloh.”

Rasulullah Saw bersabda, “Tiga hal yang membinasakan: Kekikiran yang diperturutkan, hawa nafsu yang diumbar, dan kekaguman seseorang pada dirinya sendiri.” ( HR. Thabrani)

⏩4. Sum’ah
Kata “sum’ah” berasal dari kata “samma’a”, yang artinya secara bahasa adalah “memperdengarkan”.

Sedangkan definisinya secara istilah, sum’ah adalah sikap seorang muslim yang membicarakan atau memberitahukan amal shalihnya yang sebelumnya tidak diketahui atau tersembunyi kepada manusia lain, agar dirinya mendapatkan kedudukan dan/atau penghargaan dari mereka, atau mengharapkan keuntungan materi.

Rasulullah Saw juga memperingatkan dalam haditsnya, “Siapa yang berlaku sum’ah maka akan diperlakukan dengan sum’ah oleh Allah dan siapa yang berlaku riya maka akan dibalas dengan riya.” (HR. Bukhari)

⏩5.Hasad
Hasad adalah merasa iri dengki pada kenikmatan dan kelebihan orang lain, disertai harapan agar semua itu hilang dari orang lain itu

Abu Hurairah ra. menuturkan bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: “Janganlah kalian saling dengki, jangan saling menipu, jangan saling menjauhi, dan jangan sebagian kalian membeli di atas pembelian yang lain. Jadilah kalian sebagai hamba hamba Allah yang bersaudara. Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Ia tidak boleh menzaliminya, enggan membelanya, membohonginya dan menghinanya. Takwa itu di sini Rasul menunjuk dada beliau tiga kali. Keburukan paling keterlaluan seseorang adalah ia menghina saudaranya yang Muslim. Setiap Muslim atas Muslim lainnya itu haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.” (HR Muslim dan Ahmad)

⏩6. Taqtir
Taqtir itu artinya terlalu pelit. Tidak mau mengeluarkan harta, padahal wajib.

Imam Ibnu Jauzi dalam kitabnya at thibbu ar ruhi mendefinisikan kikir sebagai sifat enggan menunaikan kewajiban, baik harta benda ajau jasa.

Rasulullah Saw bersabda: “Seburuk buruk sifat yang ada pada seseorang adalah sifat pelit yang sangat pelit dan sifat pengecut yang sangat pengecut. ” (HR. Ahmad)

⏩7. Panjang angan angan
Orang yang terlalu panjang angan angan pun berbahaya. Karena dia mengerahkan segenap tenaganya, waktunya, dan uangnya untuk mengejar keinginan keinginannya; sembari melalaikan kewajibannya dan malah tak peduli hal hal yang diharamkan.

Orang seperti itu, seolah olah atau memang menganggap dirinya tak akan mati, atau matinya masih lama. Sehingga, dia tidak mempersiapkan bekal untuk menghadapi hari Akhir.

“Orang berakal adalah yang tidak panjang angan angannya. Karena, siapa saja yang kuat angan angannya, maka amalnya lemah. Siapa saja yang dijemput ajalnya, maka angan angannya pun tidak ada gunanya. Orang berakal tidak akan meninggal tanpa bekal; berdebat tanpa hujah dan berbenturan tanpa kekuatan. Dengan akal, jiwa akan hidup; hati akan terang; urusan akan berjalan dan dunia akan berjalan.” (Ibn Hayyan al Basti, Raudhatu al Uqala’ wa Nuzhatu al Fudhala’)

Advertisements

7 Ayat Motivasi

Photo

Sahabat..
Kita pasti pernah mengalami ujian yang terasa sangat berat, sampai kita merasa putus asa, khawatir, bingung akan masalah tersebut.

Ada beberapa ayat di dalam Al Qur’an yang akan memotivasi kita agar tetap berjuang, tetap bertahan, dan tidak menyerah dalam menghadapi tantangan yang berat.

⏩Ayat #1 : Kita Bisa Berubah, Jika Kita Mau Mengubah Diri Anda
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri ”. (Q.S. Ar Ra’d:11)

Apa pun kondisi kita saat ini, jika kita mau berubah, maka kita harus mengubah diri sendiri.
Maka Allah akan mengubah kita. Inilah yang sering dilupakan, banyak yang berharap orang lain atau yang diluar berubah, tetapi melupakan diri sendiri yang diubah.

Ayat ini memotivasi kita untuk mengubah diri kita, maka yang lain akan berubah atas bantuan Allah. Jangan hanya menuntut yang diluar diri berubah.
Anda jauh lebih mudah mengubah diri sendiri, daripada mengubah orang lain. Ayat ini adalah motivasi untuk berubah.

⏩Ayat #2 : Kebaikan Dibalik Yang Tidak Kita Sukai
“Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui“ ( Q.S. Al Baqarah:216 )

Sering kali, saat seseorang mendapati sesuatu yang tidak dia sukai, maka dia marah, kecewa, sedih, ngomel, dan akhirnya putus asa.
Padahal, bisa jadi apa yang tidak dia sukai itu malah baik baginya.
Jangan kecewa saat kita tidak diterima di sebuah perusahaan untuk menjadi karyawannya. Bisa jadi itu yang terbaik bagi kita.
Bisa jadi kita akan mendapatkan perkerjaan lebih baik. Bisa jadi, justru akan mendapatkan hal buruk jika diterima diperusahaan itu.
Kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi.
Untuk itu, syukuri apa pun yang terjadi saat ini termasuk penolakan dan kekecewaan lainnya.

⏩Ayat #3 : Kita Pasti Sanggup
“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” ( Q.S. Al Baqarah: 286)

Jika kita mengatakan, “saya tidak akan sanggup”, sebenarnya kita sudah mendahului Allah. kita sok tahu, bahwa kita tidak akan mampu. Kata siapa? Itu hanya pemikiran negatif kita. Bisa karena malas, manja, atau cengeng.

Padahal jelas, dalam ayat diatas bahwa kita tidak akan dibebani beban apa pun kecuali sesuai dengan kesanggupan kita. Jika kita berpikir tidak sanggup, itu hanya anggapan kita saja.
kita pasti sanggup jika kita menyanggupinya. Jangan kalah oleh pikiran negatif kita yang dengan mudah mengatakan tidak sanggup.

⏩Ayat #4 dan #5 : Kemudahan Bersama Kesulitan
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan .” ( Q.S. Al Insyirah: 5 – 6 )

Kebanyakan orang, saat menghadapi kesulitan, dia berhenti alias menyerah. Ada juga yang mengeluh, berharap orang lain mau membantunya mengatasi kesulitan dia. Padahal, bersama kesulitan itu adalah kemudahan.

Jika Anda menghindari kesulitan, Anda tidak akan mendapatkan kemudahan. Jika Anda berharap orang lain yang mengatasi kesulitan, maka kemudahan akan menjadi milik orang lain.
Anda tidak akan mendapatkan kemudahan dari kematangan, keterampilan, dan pengalaman yang didapatkan.

Perhatikan ayat ke6, ada kata “sesungguhnya”, artinya sebuah penguatan atau penegasan akan kalimat sebelumnya.

⏩Ayat #6 dan #7 : Takwa dan Tawakal
“Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rizki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya ” ( Q.S. Ath Thalaq: 2 – 3 )

Dua akhlaq ini luar biasa. Tidak ada yang bisa mengalahkannya. Sedang menghadapi masalah atau tantangan besar? Butuh jalan keluar? Maka bertakwalah, Allah akan memberikan jalan keluar juga rezeki yang tidak ia sangka.

Jika kekuatan tawakal, Anda akan dicukupkan, termasuk dicukupkan segalanya untuk menghadapi rintangan, halangan, tantangan, dan juga masalah.
➖➖🌹🌹🌹➖➖

Mudah mudahan dengan rajin membaca dan merenungi ketujuh ayat diatas akan menjadikan kita semua menjadi pribadi yang pantang menyerah.

Hafalkan ayat ayat diatas dan bacalah sambil merenungi maknanya saat Anda sedang menghadapi tantangan atau masalah.
Inshaa Allah Anda akan mendapatkan motivasi luar biasa…😊🙏

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

Semoga apa yang telah disampaikan ini ada manfaatnya,

Wallahù’alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,

Wassalamù’alaíkùm warahmatùllahí wabarakatùh

Semua makhluk sentiasa berhajat kepada Allah SWT

Photo

SEHEBAT APAPUN MANUSIA TETAP MEMERLUKAN PERTOLONGAN ALLAH

Allah menciptakan manusia dengan segala keterbatasan dan kelemahannya disamping kelebihan dan kekuatannya, inilah mengapa kita memerlukan pertolongan Allah. Kita harus memahami keterbatasan dan kelemahan ini agar kita menyadari akan kelemahan kita dan mampu mengatasi kelemahannya tersebut dan menjadikanya kemuliaan.

Sebagai makkhluk, manusia lemah, manusia diciptakan dengan keterbatasan fisik dan akal. Fisik manusia tidak akan mampu menggerakan alam semesta ini dengan tenaganya, bahkan juga akal manusia dengan berbagai hasil teknologinya. Manusia sangat lemah dihadapan Allah sehingga diperlukan untuk meminta bantuan dan pertolongan Allah SWT.

“Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah.” (QS.4:28)

Kelemahan manusia lainnya ialah bodoh. Seperti apa yang difirmankan Allah,

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,” (QS.33:72)

Memikul amanat itu memerlukan ilmu dan pengamalan yang konsisten sehingga tidak mengkhianati amanat tersebut. Apabila manusia berilmu dan mampu mengamalkannya dengan istiqamah maka terlepas dari kezaliman dan kebodohan.

Oleh karena keterbatasan-keterbatasan tersebut, manusia meskipun memiliki berbagai kemuliaan, masih memerlukan pertolongan Allah. Sungguh aneh jika ada manusia yang merasa bahwa ada urusan yang tidak memerlukan Allah, dengan kata lain tidak sejalan dengan apa yang digariskan oleh Allah. Padahal manusia itu lemah dan bodoh.

Sebagai makhluk lemah dan bodoh, sudah sewajarnya jika kita selalu meminta pentunjuk kepada Allah dan menjalankan semua petunjuk yang telah ada, yang telah tercantum dalam Al Quran dan dicontohkan oleh Rasul-Nya. Sungguh sombong manusia yang tidak memerlukan petunjuk-Nya atau mereka-rekanya sesuai dengan pikirannya sendiri.

“Apakah kamu mengira akan masuk surga, Padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat”.(QS. Albaqarah: 214)

AGAR MENDAPATKAN PERTOLONGAN ALLAH

Pertolongan Allah Datang Kepada Orang yang Menolong Agama Allah

Bukan berarti Allah tidak berdaya berharap pertolongan dari manusia, tetapi ini bentuk perintah sekaligus ujian bagi kita apakah kita mau mengikuti perintah Allah. Dan Allah berjanji (yang tidak mungkin ingkar) bahwa akan menolong kita jika kita menolong agama Allah.

“Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”.(QS. Muhammad:7)

“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa”. (QS.Al Hajj : 40)

Cara menolong agama Allah tiada lain dengan menegakan kalimat Allah di muka bumi, dengan cara berdakwah dan berjihad serta peduli dengan umat-Nya yang sedang dilanda kesulitan seperti saudara kita di Palestina. Ini jelas membantah pendapat yang mengatakan kita tidak usah repot memikirkan negara orang lain, sebab negara kita pun banyak masalah.

Justru dengan menolong negara orang lain, adalah bagian dari menoong agama Allah yang akan mendatangkan pertolongan Allah bagi negeri kita.

Bertakwalah Kepada Allah

Jelas, bagi yang bertakwa pertolongan Allah akan datang berupa jalan keluar dari masalah kita.

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar”.(QS. Ath Thalaq:2)

“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya jalan kemudahan dalam urusannya.”(QS. Ath Thalaq:4)

Shabar dan Shalat

“Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat.” (QS. Al Baqarah : 153)

Sejauh mana sabar kita? Apakah kita masih mengeluh? Apakah kita masih mengatakan sabar itu ada batasnya? Jika pertolongan Allah tidak kunjung tiba, mungkin kita perlu memeriksa tingkat kesabaran kita. Sejauh mana kita tetap teguh dalam kebenaran?

Begitu juga, jika pertolongan Allag terasa jauh, bagaimana dengan shalat kita? Apakah kita hanya melakukan shalat tanpa benar-benar mendirikan shalat dalam segenap kehidupan kita. Apakah kita merasa shalat sebagai penggangu aktivitas? Apakah shalat hanya sebagai pelengkap hidup?

Sejauh mana kita mengetahui cara shalat yang benar atau hanya ikut-ikutan saja? Sejauh mana hati kita ada saat kita melakukan shalat?

Jangan dulu mengeluh karena pertolongan Allah tidak juga menhampiri kita, mungkin sabar dan shalat kita yang masih perlu benahi.

Sudahkah Kita Melepaskan Kesulitan Orang lain?

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya“. (HR. Muslim, lihat juga Kumpulan Hadits Arba’in An Nawawi hadits ke 36).

PENUTUP

“Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat. (QS. Albaqarah: 214)

Tetaplah usahakan dam berdo’alah agar mendapatkan pertolongan Allah yang amat dekat.

Pesanan Buat Pendakwah

Photo

MUTIARA KATA UNTUK PARA DAEI

👉Orang yang mendengar akan lupa
👉Orang bercakap akan ingat
👉Orang yang beramal akan faham
👉Orang Istiqamah akan ikhlas
👉Orang yang ikhlas akan maqbul
👉Orang yang maqbul masuk syurga

💠Dunia adalah jasad, Rohnya adalah agama
💠Agama adalah jasad, rohnya adalah dakwah
💠Dakwah adalah jasad, Rohnya ialah mujahadah
💠Mujahadah adalah jasad, Rohnya adalah mesyuarat
💠Mesyuarat adalah jasad, rohnya adalah taat
💠Taat adalah jasad, Rohnya adalah ikhlas
💠Ikhlas adalah jasad, Rohnya adalah istikhlas

 

 

 

12 Keistimewaan Buat Para Huffaz Al-Quran

Image result for darul quran ittifaqiyah

Image result for darul quran ittifaqiyah

Image result for darul quran ittifaqiyah

12 Keistimewaan Buat Para Huffaz Al-Quran

1- Mereka adalah keluarga Allah SWT.

2-Allah SWT akan menempatakan mereka di Syurga paling tinggi.

3-Mereka adalah digelar golongan Yang Arif di dalam Syurga.

4-Menghormati para hafiz bererti menghormati Allah SWT.

5-Hati penghafiz Al-Quran tidak akan diseksa atau diazab oleh Allah SWT.

6-Mereka lebih berhak menjadi imam dalam solat.

7-Mereka diCintai oleh Rasulullah SAW.

8-Mereka berhak memberi syafaat kepada ahli keluarga.

9-Mereka akan memakai Mahkota Penghormatan  di Akhirat.

10-Hafalan Al-Quran mereka adalah bekalan terbaik di Akhirat nanti.

11-Kedua orang tua mereka akan mendapat pahala yang istimewa di Akhirat nanti.

12-Mereka akan berada di Syurga yang paling tinggi di Akhirat nanti.

SubhanAllah…

Salam Takziah dan Salam Setinggi-tinggi Penghormatan buat semua ahli keluarga para huffaz Al-Quran Darul Quran Ittifaqiah kerana anak-anak anda adalah insan kesayangan Allah SWT. Mereka telah berada di Syurga Ilahi dan sedang dilayani oleh Para Malaikat.

Sesungguhnya Janji Allah SWT Amatlah Benar.

Sebab-sebab turunnya rahmat dan bala.  M/S : 67-71.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dengan Segala Hormatnya Dan Dengan Penuh Takzim Kami Ingin Menarik Perhatian Yang Dihormati Tan Sri / Dato’ Sri/ Dato’ Seri/ Dato’ Sri/Datuk Seri/ Datuk/Dato’/Tuan/Puan/ Muslimin/Muslimat, Saudara/Saudari Yang Dirahmati Allah SWT Sekalian,

Bantuan Tuan, Puan Mampu Menggerakkan Segala Program Kearah Membina Ummah Yang Mencintai Allah SWT Dan Meneladani Sunnah Rasulullah SAW. Diantara Program Yang Telah Kami Telah Kendalikan Adalah Seperti Berikut :

 

1- Membiayai 70 Anak Yatim – Markaz Umar Al-Khattab-

Daerah Kg. Som.

2- Membiayai 9 Orang Muallim – Markaz Bahasa Arab Al-Umriah-

Daerah Koh Kong.

3- Membiayai 7 Orang Muallim- Madrasah Nurul Ihsan-Daerah Kampot.

4- Membiayai 6 Orang Muallim –Madrasah Mahmud Mahyuddin-

Daerah Kampot.

5- Membiayai 2 Orang Muallim- Markaz Iman Tarbawi-

Daerah Koh Kong.

6- Menghulurkan Sumbangan 92 Mahasiswa Dan Mahasiswi Islam

Kemboja Di Universiti  Fatoni,Thailand.

7- Ratusan Warga Muallaf, Dan Fakir Miskin Di 3 Daerah Selatan

Kemboja

(Kampot,Kg.Som & Koh Kong).

8- Menghulurkan Sumbangan Kepada Para Imam Dan Guru Agama Di

Masjid-Masjid Di Tiga Buah Daerah Di Selatan Kemboja.

☛Daripada Abu Said al-Khudri r.a, dari Nabi S.A.W,
Baginda telah bersabda yang maksudnya:                                                                              ”Mana-mana orang mukmin yang memberi makan kepada seorang mukmin semasa ia lapar, nescaya Allah memberi makan kepadanya pada hari kiamat dari buah-buahan Syurga dan mana-mana orang mukmin yang memberi minum kepada seorang mukmin semasa ia dahaga, nescaya Allah memberi minum kepadanya pada hari kiamat dari minuman syurga yang tersimpan dengan sebaik-baiknya dan mana-mana orang mukmin yang memberi pakai kepada seorang mukmin semasa ia memerlukan pakaian, nescaya Allah memberi pakaian kepadanya dari pakaian syurga.              (At-Tirmidzi)                                                                                                                  Kunjungi Kami Di laman Ini:                                                                                           KENALI KAMI                 https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/06/21/pengenalan-aktiviti-ihya-assunnah-solution/                                                                                                                    

 MISI BANTUAN RAMADHAN 2017               https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/07/10/misi-bantuan-ramadhan-ke-kemboja-2017/                                                                                                                

QURBAN 2016                       https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/07/17/program-qurban-2016-ihya-assunnah-solution/

WAQAF AL-QURAN DALAM BAHASA KHMER

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/08/06/perlaksanaan-program-waqaf-al-quran-dalam-bahasa-khmerkemboja/

WAQAF TELEKUNG SOLAT

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/08/07/program-wakaf-telekung-untuk-fakir-miskin/

Warga Islam Kemboja mati disebabkan kurang zat dalam pemakanan

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/06/21/ikan-ajaib-yang-menyelamat-warga-kemboja/

QURBAN 2017

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/08/02/terkini-program-jom-qurban-di-selatan-kemboja/

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/09/04/perlaksanaan-qurban-2017/

 

Sila hantar salinan slip bank in tuan-puan kepada kami melalui gmail ihyaassunnah68@gmail.com atau WhatsApp ke no tel 0199576237 (Ustaz Amin)

setelah tuan-puan menyumbang  ke akaun Maybank 553131011505.

Jutaan terima kasih diatas sumbangan dan sokongan yang berterusan dari Insan-Insan Mulia dari Malaysia, Singapore, Brunei dan Indonesia, Dengan izin Allah SWT sumbangan dan amanah anda akan kami sempurnakan secepat yang mungkin.

 

 

Umat Islam Di Myanmar

Rohingya people who have fled Myanmar wait for aid and transport to camps in Cox’s Bazar, Bangladesh

 

Image may contain: 3 people, text

Siapa sudi terima kami?

RATUSAN ribu penduduk Islam Rohingya sehingga yang berusia 105 tahun sanggup menggadai nyawa merentasi sempadan ke Bangladesh demi untuk mencari perlindungan dan kehidupan lebih baik pada masa depan selepas tentera Myanmar memusnahkan perkampungan mereka di negeri barat Rakhine.

Sehingga kini, lebih 500,000 penduduk Rohingya yang mana 80 peratus daripadanya adalah wanita dan kanak-kanak telah merentasi ke tenggara Bangladesh selepas melalui perjalanan berbahaya dari negeri bergolak Rakhine.

“Ia adalah detik paling sukar,” kata Tahera Begum, 22, yang terpaksa melahirkan anak keduanya di dalam hutan ketika dalam perjalanan ke sempadan.

Gelombang keganasan kedua yang tercetus pada 25 Ogos lalu menyaksikan pembunuhan beramai-ramai ke atas etnik minoriti tersebut hingga memaksa penduduk Rohingya melarikan diri ke negara jiran.

“Siapa sudi terima kami?,” ujar Halima yang turut dipukul tanpa perikemanusiaan di hadapan anaknya ketika mereka menuju ke sempadan.

Penduduk Islam Rohingya yang tinggal di Rakhine selama beberapa abad telah ditindas selama beberapa dekad di negara yang mempunyai majoriti penduduk Buddha itu.

Menurut PBB, selepas kerakyatan mereka dilucutkan oleh junta tentera pada 1980-an, golongan minoriti itu terus menjadi mangsa pembunuhan beramai-ramai, penderaan dan rogol bergilir-gilir.

Sejak operasi ketenteraan dilancarkan di negeri barat Myanmar pada Oktober lalu, jumlah penduduk Rohingya yang mendapatkan perlindungan di Bangladesh juga telah mencecah kira-kira 800,000 orang. – al-Jazeera

Kem pelarian mega

Kem pelarian baharu atau Kutupalong Extension di daerah Ukhia yang akan diperluaskan untuk menempatkan 890,000 pelarian Rohingya

DHAKA – BANGLADESH. Kerajaan Bangladesh merancang memperluaskan kem pelarian mega di daerah selatan untuk menempatkan hampir 900,000 pelarian Rohingya yang mendapatkan perlindungan di negara itu.

Kelmarin, Menteri Bantuan dan Pengurusan Bencana, Mofazzal Hossain Chowdhury Maya memberitahu, dianggarkan 890,000 pelarian akan dipindahkan ke tapak baharu berhampiran bandar sempadan Cox’s Bazar.

“Kesemua mereka akan diletakkan di bawah satu tempat. Usaha itu bagaimanapun memerlukan lebih banyak kawasan,” katanya.

Difahamkan, kem pelarian mega itu akan digelar sebagai Kutupalong Extension.

Projek kem mega tersebut turut mencetuskan kebimbangan doktor dan badan amal yang mendakwa pelbagai penyakit seperti kolera boleh tersebar dengan cepat di kawasan sesak seperti itu.

Ketika ini, terdapat hampir 24 kem dan khemah sementara didirikan di sepanjang sempadan, namun dua kem pelarian sedia ada telah ditutup.

Bulan lalu, kawasan seluas 809 hektar berhampiran kem Kutupalong telah disediakan untuk menempatkan pelarian Rohingya yang baru tiba di negara itu selain satu lagi kawasan berkeluasan 405 hektar diperuntukkan kepada golongan tersebut. – Agensi

https://web.facebook.com/helmi.kosmos/videos/1644370552259912/

Sila layari laman dibawah :

https://web.facebook.com/profile.php?id=100012400869562

https://web.facebook.com/profile.php?id=100012400869562&hc_ref=ARR4vDqcLXTFCZgl-Uh0JpdCHQsKC55hLMPMSkWtUiOaRQaIjF62e_4ABaGwGKjwdto&fref=nf

 

Kenapa Rasulullah SAW tidak mengenali kita ?

Photo

#اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد……

#KENAPA ENGKAU TIDAK MENGENALKU WAHAI RASULULLAH ?

#Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

#Hujjatul Islam Al Ghazali meriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki yang
lupa membaca shalawat kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam.

#Lalu pada suatu malam ia bermimpi melihat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam
tidak mau menoleh kepadanya,
dia bertanya, “Ya Rasulullah, apakah engkau marah kepadaku?”
Beliau menjawab, “Tidak.”

#Dia bertanya lagi,
“Lalu sebab apakah engkau tidak memandang kepadaku?”

#Beliau menjawab,
“Karena aku tidak mengenalmu.”

#Laki-laki itu bertanya,
“Bagaimana engkau tidak mengenaliku, sedang aku adalah salah satu dari umatmu?

#Para ulama meriwayatkan bahwa sesungguhnya engkau lebih mengenali umatmu
dibanding seorang ibu mengenali anaknya?”

#Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

#Mereka benar, tetapi engkau tidak pernah mengingat aku dengan shalawat.
Padahal perkenalanku dengan umatku adalah menurut kadar bacaan shalawat mereka kepadaku.”

#Terbangunlah laki-laki itu dan mengharuskan dirinya untuk bershalawat
kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, setiap hari 100 kali.

#Dia selalu melakukan itu, hingga dia melihat Rasululah Shalallahu ‘alaihi wa sallam

#lagi dalam mimpinya.
Dalam mimpinya tersebut Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sekarang aku mengenalmu dan akan memberi syafa’at kepadamu.”

#Ini semua karena orang tersebut telah menjadi orang yang cinta kepada
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam dengan memperbanyak shalawat kepada beliau…

#Maka barangsiapa yang ingin dikenali oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam,
hendaklah ia memperbanyak bacaan shalawatnya..

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد

#Semoga bermanfaat
#Silahkan share

#Sumber :
Kitab Mukasyafatul Qulub, bab IX, hal 55,
Karangan Hujjatul Islam Al Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al Ghazali RA…